Bacaan: Yohanes 1 : 1-9 dan Mazmur 23
“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” (Yohanes 1:5).
Renungan:
Shallom Bapak/Ibu terkasih dalam Kristus.
Dunia sering terasa penuh dengan kegelapan: masalah, ketakutan, dosa, ketidakpastian dan peperangan. Kadang kita merasa seolah-olah terang sudah hilang dari hidup kita.
Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa sejak “pada mulanya”, Yesus adalah Firman yang hidup. Yohanes 1 ayat 1 dan 2 (Yohanes 1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. ) Dalam Kejadian 1 juga disebutkan “pada mulanya” yang menyatakan Yesus ada sebelum dunia ini dibentuk. Ia adalah sumber kehidupan dan terang bagi manusia. Tidak ada kegelapan yang mampu mengalahkan terang-Nya.
Terang Kristus bukan hanya untuk dunia secara umum, tetapi juga untuk kehidupan kita secara pribadi. Saat kita merasa tersesat, putus asa, atau lelah menjalani hidup, terang Yesus tetap bersinar dan menuntun kita kembali kepada kebenaran.
Seperti Yohanes Pembaptis yang diutus (Yohanes 1 ayat 6) untuk bersaksi tentang terang, ia bukanlah terang itu sendiri tapi dia memberitakan terang agar banyak orang percaya oleh karena dia. Kita pun dipanggil untuk hidup memancarkan terang Kristus melalui sikap, perkataan, dan perbuatan kita.
Ketika kita hidup dekat dengan Tuhan kita tidak perlu takut akan kegelapan, terang-Nya tidak hanya menerangi hidup kita, tetapi juga menjadi berkat bagi orang lain.
Doa:
“Tuhan Yesus, Engkau adalah Firman yang menjadi terang bagi dunia. Terangi hatiku hari ini, supaya aku dapat berjalan dalam kebenaran dan menjadi saksi kasih-Mu bagi orang lain. Amin.” (Henry Prabowo – Wonocatur).
