Bacaan: Efesus 2:1-10.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:10).
Renungan:
Jaman Sekolah Minggu tempo dulu ada lagu yang berjudul “Ada Dua Jalan”. Lagu tersebut memberikan gambaran sederhana bahwa dalam dunia ada 2 jalan, yaitu jalan yang lebar dan yang sempit. Kita dipersilakan memilih secara bebas, mau lewat jalan yang lebar atau jalan yang sempit. Namun, dalam memilih tersebut ada konsekuensinya atau ada kondisi dan akibat yang diperolehnya.
Memilih jalan yang lebar, mudah, dan halus, namun akibatnya menemui api dan jiwa yang mati. Sedangkan memilih jalan yang sempit jelas tidak mudah, sudah sempit jalannya nggronjal tidak rata, bisa-bisa tersandung batu atau lubang. Namun, meski jalannya sempit, konsekuensi yang diperolehnya adalah hidup mendatangkan berkah kekal abadi. Itulah kiasan sederhana tentang jalan hidup. Mau pilih yang mana? Jalan yang lebar atau yang sempit, kita diberikan kebebasan memilih.
Saudaraku terkasih, bacaan Kitab Suci pagi ini menegaskan bahwa manusia diselamatkan dari kematian rohani akibat dosa semata-mata karena kasih karunia dan rahmat Allah melalui iman kepada Yesus Kristus, bukan hasil usaha manusia. Keselamatan ini menjadikan orang percaya ciptaan baru yang dipersiapkan untuk melakukan perbuatan baik yang telah direncanakan Allah sebelumnya.
- Keadaan Manusia Dahulu (ayat 1-3): Manusia mati secara rohani karena pelanggaran dan dosa, hidup mengikuti jalan dunia, menuruti hawa nafsu daging, dan sejatinya berada di bawah murka Allah.
- Inisiatif Allah (ayat 4-7): Allah yang kaya dengan rahmat, karena kasih-Nya yang besar, menghidupkan manusia bersama-sama dengan Kristus, membangkitkan, dan memberikan tempat di surga bersama Kristus.
- Keselamatan sebagai Anugerah (ayat 8-9): Keselamatan adalah pemberian (karunia) Allah, bukan hasil pekerjaan atau usaha manusia, sehingga tidak ada yang boleh memegahkan diri.
- Tujuan Keselamatan (ayat 10): Manusia adalah buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya.
Saudaraku terkasih, bahwa peralihan dari kematian karena dosa menjadi kehidupan baru karena anugerah Allah. Karena itu, melakukan perbuatan baik adalah karena kita hidup yang memuliakan Tuhan, bukan agar kita mendapatkan keselamatan.
