Bacaan: Yohanes 6:25-35.
Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. (Yohanes 6:35).
Renungan:
Shalom saudara terkasih dalam Yesus Kristus!
Roti termasuk makanan untuk mencukupi kebutuhan jasmani dan roti termasuk kebutuhan pokok untuk menopang kelangsungan hidup secara jasmani. Tuhan Yesus mengajar para murid untuk berdoa: “Berikanlah kami pada hari ini roti kami yang secukupnya”maksudnya manusia bisa mengandalkan Allah untuk memenuhi kebutuhan jasmani sehari-hari. seperti jasmani butuh roti untuk tetap terus hidup maka rohani pun juga perlu ada yang menopang untuk tetap hidup. Tuhan Yesus memakai roti sebagai perumpamaan dalam mencukupi kebutuhan rohani untuk hidup, seperti dalam bacaan saat ini Tuhan menyiapkan Roti dari surga untuk memenuhi kebutuhan rohani umat.
Saudara terkasih dalam bacaan ada pesan bahwa Tuhan tahu maksud orang-orang yang mengikuti Dia, mereka semata-mata mengikuti Tuhan Yesus karena mengingikan roti seperti yang sudah mereka terima dan rasakan (ingat peristiwa sebelum bacaan ini “mukjizat Tuhan memberi makan 5000 orang”). Padahal mukjizat yang Tuhan berikan itu untuk memberi tanda kepada orang-orang tentang kebutuhan roti yang sebenarnya yaitu roti dari surga (pribadi Yesus Kristus) itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan dan mendapatkan kehidupan. Karena kelemahan orang-orang hanya vocus kepada kebutuhan jasmani/keduniawian belaka dan tidak paham dan memperhatikan kebutuhan rohani/keselamatan hidup. Maka orang-orang masih bertanya untuk Tuhan memberikan tanda-tanda.
Pesan untuk umat saat ini, apakah kita masih sama dengan padangan orang-orang dimasa bacaan ini ada atau kita sudah mempunyai kerinduan untuk memenuhi kebutuhan rohani kita? Apa yang kita cari dalam kehidupan ini? Apakah hanya vocus kepada kebutuhan duniawi saja?
Saudara terkasih, Tuhan Yesus telah menyatakan pribadinya adalah Roti Hidup dari surga dan Tuhan juga berfirman di ayat 35: Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Percayalah dan setialah untuk datang dan menerima-NYA, karena janjinya Ya dan Amin.
Doa:
Tuhan Yesus ampunilah kelemahan dan kekuranganku karena sulit untuk memahami tanda-tanda yang Tuhan berikan. Ampuani jika selama ini masih berfokus pada hal-hal duniawi dan sering kali mengabaikan untuk lebih memilih dekat dan menikmati roti dari surga. Mampukan kami kedepan untuk datang dan setia kepadamu Roti Hidup yang akan memberikanku kehidupan. Amin. (Rusmadi Dwi Antoro – Potorono).
