Bacaan: Ulangan 8:1-10, Mazmur78:1-8,17-29, Roma 1:8-15
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kau kenal dan juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan. (Ulangan 8 : 3).
Renungan:
Shallom… Sudahkan mengasihi hari ini?
Hiking atau perjalanan kaki di alam bebas. Sebelum melaksanakan kegiatan ini pasti ada tujuan ke mana dan diawali dari mana. Ada rute perjalanannya juga membawa bekal, tetapi bekal itu kadang sudah habis di tengah perjalanan. Lalu harus bagaimana?salah satunya dengan mencari sesuatu yang bisa di minum atau di makan dari alam sampai ke tempat tujuan dengan menyenangkan.
Dalam bacaan kita saat ini kita diingatkan tentang perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun. Ada 2 hal yang menarik, yaitu pakaian tidaklah menjadi buruk dan kaki tidaklah menjadi bengkak selama perjalanan 40 tahun.
Dalam hal ini beberapa pelajaran yang dapat kita petik:
- Tuhan senantiasa memelihara umatnya
- Tuhan mengajarkan kerendahan hati
- Tuhan adalah sumber hidup.
Pertanyaannya adalah:
- Apakah kita masih sering mengeluh?
- Kita sering menjadi pribadi yang tinggi hati atau rendah hati?
- Sudahkan kita selalu mengandalkan Tuhan dalm setiap permasalahan yang kita hadapi?
Seperti bangsa Israel yang melakukan perjalanan 40 tahun sebelum memasuki tanah yang makmur dengan berbagai ujian yang harus di jalani, lantas bagaimana dengan diri kita apabila mengahadapi permasalahan dalam hidup kita?
Tuhan Yesus memberkati
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas segala permasalahan/pergumulan yang harus kami hadapi, Kami percaya dari peristiwa itu Engkau ingin mendidik kami menjadi seorang pribadi yang baik. Mampukan kami Tuhan untuk mampu selalu bersyukur dalam segala hal. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin. (Andy Sudarto – Wilayah 2 Ngringin).
