Anugerah Allah Tidak Pernah Salah

Bacaan: Roma 9:14-29.

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah” (Roma 9:16).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Dalam bagian ini Rasul Paulus menjawab pertanyaan yang sering muncul: Apakah Allah berlaku tidak Adil? Jawabnya tegas, sama sekali tidak. Allah adalah Tuhan yang berdaulat. Ia berhak menyatakan belas kasih kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan semua yang menerima keselamatan bukan karena jasa atau kebaikannya, melainkan semata-mata karena kasih karunia Allah.

Firman ini mengingatkan kita agar tidak menyombongkan diri atas apa yang kita miliki. Iman, keselamatan, kesehatan, keluarga, maupun kesempatan melayani Tuhan. Karena itu, tidak ada alasan untuk merasa lebih baik daripada orang lain. Sebaliknya, kita diajak hidup dengan rendah hati, penuh syukur, dan percaya kepada rencana Allah, sekalipun tidak selalu kita pahami.

Roma 9 juga mengajarkan bahwa kasih Allah terbuka bagi orang yang dipanggil Nya. Dahulu hanya bangsa Israel yang dikenal sebagai umat pilihan, tetapi kini melalui Kristus bangsa-bangsa lain juga dipanggil menjadi umat Allah. Hal ini menunjukkan betapa luas dan besarnya kasih serta belas kasih Tuhan.

Marilah kita hidup sebagai orang yang telah menerima Anugerah itu dengan setia, taat, dan menjadi saluran kasih bagi sesama. Kiranya hidup kita memuliakan Tuhan yang telah lebih dahulu mengasihi kita.

Doa:

Tuhan Yesus yang penuh kasih, kami bersyukur karena keselamatan yang kami terima adalah AnugerahMu semata. Ajarlah kami hidup dengan rendah hati, tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi selalu percaya kepada kehendakMu. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan namaMu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin. (Sri Suwarni – Karanganom).

 

 

Pos terkait