Bacaan: 1 Korintus 12:4-13.
Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. (1 Korintus 12:12).
Renungan:
Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan resmi bangsa Indonesia yang memiliki arti “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Semboyan ini tertulis pada lambang negara, Garuda Pancasila, dan menjadi pilar penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia. Pendiri bangsa Indonesia menetapkan semboyan ini karena mereka menyadari bahwa penduduk Indonesia itu terdiri dari beberapa suku, agama, ras, dan antar golongan. Semua bersatu, berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, bacaan kita hari ini juga memberikan kita pemahaman tentang satu kesatuan (persatuan) Roh, yaitu Roh Kudus. Sebagai persekutuan jemaat, kita memang tidak sama dalam berbagai hal: jenis kelamin, usia, tempat tinggal, pekerjaan, dan lain-lain. Dan dari perbedaan tersebut tidak membuat kita harus hidup sendiri-sendiri sesuai status kita, tetapi justru harus saling mengisi dan memberi keindahan.
Seperti judul perikup bacaan kita hari ini, “Rupa-rupa Karunia tetapi Satu Roh”, yang dinyatakan bahwa kita memang berbeda dalam profesi/pekerjaan, tetapi semua berasal dari Roh yang satu, Roh Kudus.
Saudaraku tang dikasihi Tuhan, kita semua adalah jemaat Tuhan dengan banyak sekali perbedaan. Kita sebagai Majelis Gereja, Pengurus Komisi, anggota Kepanitiaan, mendapat tugas ini, yang lain itu, dan lain-lain. Semuanya tidak membuat kita iri hati atau bahkan jumawa, tetapi menuju satu tujuan yang sama yaitu melayani untuk kemuliaan Tuhan. Jabatan dan tanggung jawab yang kita emban saat ini, pada waktunya akan selesai dan akan digantikan oleh jemaat yang lain, yang semua selalu mengarah kepada satu tujuan yaitu terbangun satu persekutuan jemaat demi kemuliaan Tuhan. “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus” . (1 Korintus 12:12)
Doa:
Terima kasih Tuhan karena kami telah dicurahkan Roh Kudus yang menyertai dan membimbing dalam setiap langkah kehidupan kami. Terima kasih atas ajaranMu agar semua perbedaan yang kami miliki tidak untuk membuat kami mengambil jarak, tetapi harus menyatu menjadi persekutuan yang saling melengkapi. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin. (Egn. Sugeng – Ngringin).
