Dari Tangisan Menjadi Sukacita

Bacaan: Yohanes 20:11-20.

Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. (Yohanes 20:14).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Maria Magdalena berdiri di luar kubur dengan hati yang hancur. Ia menangis karena merasa kehilangan Tuhan yang dikasihinya. Dalam kesedihannya, ia bahkan tidak menyadari bahwa Yesus sendiri berdiri di dekatnya. Sampai akhirnya Yesus memanggil: “Maria!”. Saat itulah terbuka dan ia mengenali sang Guru.

Seringkali dalam hidup, kita juga seperti Maria. Kita larut dalam kesedihan, kecewa, atau kebingungan, sampai tidak menyadari bahwa Tuhan sebenarnya dekat dengan kita. Ia tidak pernah meninggalkan kita, hanya saja hati kita tertutup oleh air mata dan kekhawatiran.

Ketika Yesus menampakkan diri ke murid muridnya, Ia berkata: “Damai Sejahtera Kamu”. Ini mewujudkan bahwa kebangkitanNya membawa pengharapan baru, menggantikan ketakutan menjadi sukacita.

Pesan untuk kita hari ini: Tuhan mengenal kita secara pribadi, bahkan memanggil nama kita. Dalam setiap pergumulan, dengarkan suaraNya. Ia sanggup mengubah tangis kita menjadi sukacita dan ketakutan menjadi Damai Sejahtera.

Doa:

Tuhan Yesus yang baik dan penuh kasih, saat ini kami sedih dan merasa sendiri, tolong kami untuk menyadari bahwa Engkau selalu dekat. Bukakan hati kami agar dapat mendengar panggilanMu dan merasa Damai SejahteraMu. Ubahkan setiap kesedihan kami menjadi sukacita di dalam Engkau. Didalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa.Amin. (Sri Suwarni – Karanganom).

 

 

Pos terkait