Bacaan: Matius 5:13-16.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. (Matius 5:16).
Renungan:
Dua kata penting dalam penekanan bacaan Alkitab saat ini, dan menjadi bagian di dalam perjalanan hidup kita yaitu: “terang dan perbuatan”. Terang adalah sesuatu yang dapat kita lihat dan itu dihasilkan dari yang namanya cahaya, kenyataannya terang mampu mengisi setiap kehidupan yang penuh kegelapan.
Melalui khotbah di bukit (Matius 5—7), Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk hidup dalam terang. Hidup dalam terang adalah hidup memancarkan cahaya kasih Kristus, dan bukan sekedar menolong dan berbagi kepada orang lain, namun jelas kasih adalah sikap iman kita kepada Tuhan. Bagaiman kita dapat memancarkan cahaya terang , jika kita tidak mau hidup dalam terang itu sendiri?
Tuhan Yesus mengatakan: “Akulah terang dunia , barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12).
Yesus Kristus adalah terang yang sesungguhnya. Lalu apakah yang harus kita lakukan? Tentu jawabnya adalah: meneladani apa yang sudah Yesus lakukan dan ajarkan, percaya pada terang itu, dan Kristus akan mengubahkan kehidupan sehingga menjadikan terang Kristus terpancar dalam diri kita.
Hal kedua adalah “perbuatan”. Berbuat baik jelas bukanlah sekedar pilihan, melainkan panggilan hidup selaku orang percaya yang akan berdampak luar biasa. Kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi sumber kekuatan bagi sesama dan jelas mendatangkan damai sejahtera bagi diri sendiri.
Perbuatan baik yang kita lakukan tanpa menghitung untung-rugi , bahkan mengharapkan imbalan, akan memancarkan kasih yang murni, kasih yang berdampak, mempererat persaudaraan tanpa melihat suku, agama, tingkat sosial dan lain sebagainya.
Inilah makna “terang dan perbuatan” yang Kristus ajarkan bagi kita sebagai orang pilihan Tuhan. Marilah dengan sadar dan tulus melakukan dan meneladani sang Kristus sebagai sang terang abadi. Landasilah semua yang kita lakukan dengan KASIH. Amin. (Digdo Sukoco – Bandung).