Mencari Wajah Tuhan

Bacaan: Mazmur 27:7-24.

Hatiku mengikuti firman-Mu: ”Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. (Mazmur 27:8).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Apakah yang langsung terpikir atau yang kita cari ketika bangun tidur> Minum teh, kopi panas, senam pagi? Kontak di media sosial? Berita politik, ekonomi, atau dunia hiburan? Semua itu penting. Namun apakah hal itu merupakan yang terpenting? Jika ada yang kita rindukan, siapakah yang paling istimewa yang ingin kita temui?

Daud mengetahui hal terpenting yang patut dia kejar dan temui, yaitu wajah Tuhan. Sebenarnya ada alasan Daud untuk tidak mengutamakan Tuhan. Dia sedang menghadapi keadaan genting karena kepungan musuh. Tentu dida memikirkan siasat yang diperlukan untuk melindungi dirinya. Lagi pula banyak yang berusaha memfitnahnya. Namun bukannya panik, Daud justru mencari dan menemukan perlindungan dari Tuhan. Bahkan tidak masalah seandainya dia ditinggal oleh ayah ibunya, sebab Tuhan menerima dirinya.

Daud mencari wajah Tuhan, sebab itulah yang difirmankan-Nya. Secara istimewa, Tuhan bahkan mengundang hambaNya untuk menghampiri hadiratNya. Tuhanlah benteng perlindungan yang menyelamatkan Daud.

Saudaraku, apakah ada yang lebih penting bagi kita dibanding wajah Tuhan? Adakah penerimaan yang lebih membahagiakan dibanding sambutan dari Tuhan kita? Jika Tuhan yang Maha Mulia mengundang kita dan berkenan untuk ditemui, tidakkah seharusnya DIalah yang kita utamakan dari cari dengan segenap hati? Tidakkah Tuhan yang seharusnya kita paling rindukan tatkala kita memanggil sebutan mesra: Kekasih Jiwa kita?

Doa:

Terima kasih Tuhan Yesus atas firman-Mu yang mengingatkan setiap anak-anakMu, agar selalu mencari wajah Tuhan sebagaimana Daud. Ampuni dosa dan kesalahan kami ya Tuhan, hanya di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Siswadi – Grogol).

 

 

Pos terkait