Bacaan: Yohanes 8:21-29.
Dan Ia yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. (Yohanes 8:29).
Renungan:
Shallom saudara-saudara yang terkasih di dalam Tuhan, pada bacaan injil di atas, Tuhan Yesus sedang berada di Bait Allah untuk mengajar dan bersaksi, banyak orang-orang yang datang untuk mendengarkan ajaran dan kesaksian-Nya. Dalam bacaan sebelumnya, Tuhan Yesus bersaksi:
- Yesus adalah Terang,
- Yesus berasal dari atas (surgawi) tapi manusia berasal dari bawah (dunia) yang sudah terikat oleh dosa,
- Bapa yang mengutus dan Bapa yang akan selalu menyertai.
Setelah Tuhan Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang yang percaya kepada-Nya. Namun tidak demikian dengan orang-orang Farisi dan ahli Taurat, mereka tidak percaya dengan ajaran dan kesaksian-Nya, dan mereka menganggap kesaksian Tuhan Yesus itu tidak benar. Tetapi Tuhan Yesus menjawab dengan tegas bahwa kesaksian-Nya itu benar, sebab ajaran Yesus berasal dari Allah yang telah mengutus-Nya.
Saudara yang terkasih di dalam Tuhan, dalam Yohanes 8:21-29 memberi teladan pada kita orang-orang percaya tentang pentingnya ketaatan pada Tuhan, yang telah datang untuk menyelamatkan kita dari hukuman dosa/mati. Percaya dengan sepenuh hati dan melakukan kehendak/firman Tuhan.
Meskipun dalam menjalani kehendak-Nya kita menghadapi tantangan, kesulitan bahkan sering terjatuh, ingatlah ada pribadi yang tidak akan pernah menjauh yaitu Tuhan. Tuhan tidak menjanjikan jalan selalu mudah untuk dilalui tapi Dia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita.
Dia akan selalu menyertai dan menuntun. Semoga dalam setiap langkah hidup kita, selalu merasakan kehadiran Allah dan mendengar bisikan-Nya yang lembut dan penuh kasih “AKU MENYERTAIMU.” Amin. (Pudyasmiatun – Ngringin).






