Bacaan: Para Hakim 16:1-22, Mazmur 28, Filipi 1:15-21.
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. (Filipi 1:21).
Renungan:
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, dalam dunia pakeliran, ada seorang raja bernama Prabu Sri Bathara Kresna yang memiliki anak bernama Setija (Boma Naraka Sura). Raden Setija waktu bertapa beberapa lama diberikan ajian oleh dewa, yaitu sebuah ajian namanya Pancasona. Ajian Pancasona tersebut menempel di tubuh Raden Setija, sehingga ia menjadi seorang kesatria yang sakti dan hebat. Apabila ia berperang, ia tidak akan mati selama masih menempel dengan tanah.
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, dalam kitab Para Hakim 16 diceritakan ada seorang pemuda yang memiliki kekuatan yang hebat dan dahsyat. Kekuatan itu tidak dimiliki oleh manusia biasa, ia bernama Simson. Ia memiliki kekuatan yang diberikan Tuhan di rambutnya, yang dari lahir tidak pernah disentuh pisau cukur. Simson hidup di masa bangsa Filistin yang sangat benci kepadanya. Banyak upaya dilakukan bangsa Filistin menangkap Simson tetapi gagal.
Singkat cerita, oleh kehendak Allah melalui Delila, sumber kekuatan diceritakan dan Simson ditangkap bangsa Filistin.
Kitab Mazmur 28 menceritakan secara berulang-ulang bahwa Daud merasakan pertolongan dan kasih Allah tidak pernah berhenti dalam kehidupannya. Oleh karenanya, Daud selalu memuji dan memuliakan Allah dalam kehidupannya.
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, di bacaan Filipi 1 : 15 – 21 juga menceritakan kehidupan seorang bernama Paulus yang dipenjara karena membela Injil (ayat 16). Paulus tidak pernah merasa sedih dan menyesal meskipun harus masuk penjara. Hal itu diungkapkan Paulus: “KARENA BAGIKU HIDUP ADALAH KRISTUS DAN MATI ADALAH KEUNTUNGAN” (ayat 21).
Saudara yang dikasihi Tuhan, hidup seseorang tidaklah selalu enak, nyaman, senang, suka cita. Tetapi kadang sedih, menderita, terima musibah dan lainnya. Mari kita tetap tidak pernah lepas dari sumber kekuatan yang kita percayai, yaitu hanya dari Allah.
Simson, Daud dan Paulus adalah teladan yang dapat kita tiru untuk selalu bersandar pada Tuhan. Amin.
Doa:
Tuhan Yesus yang baik, kami senantiasa memohon agar roh kudus-Mu mendampingi kehidupan kami setiap saat, sehingga berkat dan keselamatan selalu kami dapatkan. Amin. (Yosef Sujarwo – Gunungsari).




