Bacaan: Keluaran 16:1-8.
Firman Tuhan kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.” (Keluaran 16:4).
Renungan:
Bacaan Kitab Suci pagi ini memberikan kesaksian tentang perjalanan bangsa Israel menuju tanah perjanjian yang diwarnai hujatan dan keluh kesah mereka karena menghadapi kelaparan dan pergumulan hidup. Jadi, pergumulan hidup memang tidak lepas dari kehidupan kita. Sekalipun kita percaya kepada Allah, bukan berarti hidup kita lepas dari pergumulan.
Melihat realita yang demikian, tentunya patut menjadi perenungan bagi kita bagaimana kita mengimani Allah yang telah menyelamatkan serta memberkati dan memelihara hidup kita. Dalam ayat 4, firman Tuhan kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.” Ayat ini membuktikan mujizat pemeliharaan Tuhan dalam pergumulan hidup bangsa Israel waktu itu.
Saudaraku semua yang terkasih, dalam hidup ada berbagai pergumulan yang dapat membuat kita membutakan hati. Tuhan mengajak kita untuk dapat selalu mengendalikan diri dengan selalu mengingat dan melihat Tuhan yang hadir dalam hidup kita. Percayalah bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita dalam kekusahan. Ia selalu hadir dan memberikan pertolongan dan jalan bagi kita. Tuhan memberkati kita semua.
Doa:
Tuhan, mampukanlah setiap kami untuk menjalani hidup birapun dalam banyak pergumuan dan kesulitan yang kami hadapi. Amin. (Diranto – Gunungsari).






