Percaya dan Terus Beriman

Bacaan: 1 Petrus 1: 8-12.

Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, (1 Petrus 1:8).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Jemaat terkasih, dalam masa merayakan Paskah saat ini, kita baru saja mendapatkan pengajaran tentang seorang murid Tuhan Yesus yaitu Thomas yang baru percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus setelah melihat sendiri bekas paku dan bekas tombak di lambung Tuhan Yesus. Kita diajarkan untuk percaya walaupun tidak melihat.

Bacaan kita hari ini  juga diawali dengan pujian Petrus kepada jemaat saat itu yang tetap beriman walaupun tidak melihat. Pada saat itu jemaat  mengalami banyak penderitaan dan cobaan namun jemaat di beberapa kota yang tersebar tetap percaya dan mengasihi Tuhan. Hal ini menunjukkan sikap orang-orang yang telah mencapai tujuan imannya yaitu keselamatan jiwanya.  Rasul Petrus menegaskan bahwa melalui keselamatan yang di anugerahkan Tuhan harus diikuti dengan sikap hidup percaya, bersaksi dan menghadapi penderitaan sebagaimana teladan karya penyelamatan Yesus di kayu salib untuk penebusan dosa manusia.

Hal keselamatan ini telah diteliti para nabi  yang memberi kesaksian akan semua penderitaan yang dialami Kristus dan segala kemuliaan yang menyusul setelah penderitaan itu (ayat 11). Hal ini pula yang diajarkan Petrus agar jemaat yakin menghadapi kehidupan walaupun banyak cobaan dan penderitaan yang dialami karena mengikut Kristus karena ada anugerah dan kemuliaan bagi setiap orang yang tekun, tetap percaya  dan beriman.  Petrus juga memberikan peringatan bahwa jangan sampai karena penderitaan, jemaat meninggalkan Kristus. Tetapi harus tetap percaya dan beriman, bahwa mereka sudah menerima keselamatan jiwa sebagai gantinya.

Jemaat terkasih, apa yang kita hadapi saat ini, apapun mari kita lihat dari sudut iman. kalau ada penderitaan yang kita alami, pandanglah sebagai cara Tuhan,  untuk memurnikan cara hidup beriman orang percaya. Peristiwa apapun yang terjadi berpotensi untuk menjatuhkan/mematikan iman, tetapi juga berpotensi menumbuhkan iman kepada Kristus. Maka sebagai orang percaya, harus peka akan kehadiran Tuhan dalam hidup kita dan juga tetap waspada terhadap kuasa yang dapat menjatuhkan/mematikan iman kita. Yakinlah  sekalipun Tuhan seolah membiarkan segala sesuatu terjadi dalam kehidupan kita, bukan berarti Tuhan lepas tangan, atau membiarkan kita bergumul sendiri. Tangan  kasih Tuhan tidak kurang panjang merangkul tiap orang yang mengandalkanNya. Mari terus percaya dan beriman hanya kepada Tuhan.

Doa:

Tuhan Allah Bapa kami, kami bersyukur atas anugerah keselamatan yang boleh kami terima. Ajar kami semua untuk dapat terus memelihara agar senantiasa ada sepanjang umur kami. Walaupun kehidupan kami sering mengalami cobaan dan penderitaan yang seringkali menutupi dan kami melupakan bahwa begitu besar berkat yang terima hari lepas hari, mampukan kami untuk terus percaya dan beriman serta bertumbuh agar anugerah keselamatan dapat kami rasakan hari ini dan kami terima kelak. Kami meyakini ya Tuhan atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan kami. Amin. (Eli Martono – Gunungsari).

 

 

 

Pos terkait