Bacaan: Wahyu 3:7-13.
Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. (Wahyu 3:8).
Renungan:
Jemaat Filadelfia adalah jemaat termuda di antara tujuh jemaat yang disebutkan dalam kitab Wahyu. Meski sebagai jemaat kecil dan usia paling muda,namunĀ Tuhan meminta untuk dituliskan surat kepada jemaat yang ada di Filadelfia ini yang berisi pujian untuk pekerjaan yang telah mereka lakukan.
Sekali lagi, jemaat Filadelfia ini memang bukanlah jemaat yang besar, kekuatan mereka kecil tidak seberapa. Namun, Allah memuji mereka karena jemaat ini hidup menuruti firman Tuhan dan tidak menyangkal Tuhan. Mereka harus menghadapi tantangan yang tak mudah dihadapi, namun mereka setia kepada Tuhan dan tetao menuruti firman Tuhan. Mereka hidup dalam keteguhan mengiring Tuhan, mereka tidak menyerah karena kecil, tidak juga menjadi lemah karena kekuatannya tidak seberapa.
Secara manusia, jemaat yang kecil tidak berdaya menghadapi yang besar. Jemaat yang lemah tidak tahan menghadapi yang kuat. Namun, Allah mendorong jemaat Filadelfia untuk tetap tekun dan bertahan atas tantangan dan penderitaan yang mereka hadapi. Karena itulah, Tuhan menjanjikan kepada jemaat ini 3 hal berikut:
- Mereka akan menjadi orang- orang yang menang (ayat 9)
- Tuhan berjanji akan memelihara mereka yang memelihara firmanNya (ayat 10)
- Yang menang sampai akhir akan dijadikan pilar atau sokoguru jemaat milik Tuhan (ayat 12).
Saudaraku terkasih, dari jemaat di FIledelfia ini kita memperoleh pelajaran berharga. Kehidupan jemaat Filadelfia ini mendorong dan memberi kekuatan kepada kita selaku jemaat dan orang-orang percaya pada masa kini. Menjadi jemaat kecil tidak berarti semangat dan niatnya kecil untuk mentaati dan setia kepada kehendak Tuhan.
Menjadi kelompok kecil dan dengan kekuatan tak seberapa terkadang menjadi takut dan tidak berani untuk hidup menuruti firman Tuhan. Terkadang kita jatuh dan lebih suka memilih untuk hidup yang aman-aman saja, meskipun harus menyangkal Tuhan, menyangkal imannya, memilih untuk hidup seperti orang yang tidak percaya meskipun itu berarti keluar dari firman Allah.
Saudaraku terkasih, pagi ini kita diingatkan oleh firman Tuhan, tantangan kehidupan jemaat selalu ada. Sebagai jemaat Tuhan kita mesti menjaga sikap agar tetap setia dan tekun hidup dalam firman dan menjaga iman kepada Tuhan Yesus. Tuhan yang akan melindungi, memelihara dan membuat kita menjadi pemenang.
Kecil tidak selalu kalah, lemah tidak menjadi alasan menyerah, bersama Tuhan dan didalam Tuhan. Meski kecil namun kuat, karena Tuhan yang menjadi andalan kehidupan kita. Amin. (Tim Adminweb).



