Ayo Berliterasi

Bacaan : Yesaya 29: 13-16, Mazmur 112 : 1-9, Markus 7: 1-8.

“Haleluya! Berbahagialah orang-orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.” (Mazmur 112:1).

Bacaan Lainnya

 Renungan:

Syalom Bapak, Ibu dan Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus! Pemahaman konsep “BUTA HURUF” atau dalam bahasa Inggris Illiterate di era abad 21 ini bukan lagi dipahami sebagai ketidakmampuan baca tulis, tetapi telah bergeser menjadi lebih luas yaitu ketidakmampuan meng-upgrade diri, baik dalam hal pemahaman, pengetahuan maupun ketrampilan sesuai kebutuhan dan kontek jaman.

Secara utuh “MELEK HURUF” saat ini lebih dipahami sebagai kemampuan untuk Learning, Unlearning, dan Relearning. Berliterasi memiliki arti mampu belajar, menghapus/memperbaharui pemahaman atau pengetahuan yang keliru. Dan ini dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan.

Bapak, Ibu dan Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus! Pujian dari KPJ 136 mengingatkan kita untuk hidup dengan rasa takut akan Tuhan, dan selalu menyukai kepada segala perintah-Nya. Seperti pesan pemasmur dalam Mazmur 112: 1-9. Pertanyaannya adalah: Sudahkah kita membaca, mengidungkan, memahami dan memanfaatkannya sebagai dasar pola pikir dan tindakan dalam kehidupan kita sehari-hari?

Bacaan Markus 7 : 1-8 memberi pelajaran kepada kita, bahwa kita tidak boleh memiliki sikap seperti orang Farisi, yang tekun melakukan ritual-ritual agamawi sesuai tradisi pendahulunya orang-orang Yahudi, dan itu semua hanya untuk memegahkan diri, menghakimi sesamanya bakan begitu lantangnya digunakan untuk menguji Tuhan Yesus.

Saat itu Tuhan Yesus mengingatkan dengan keras dan meluruskan pemahamannya yang salah dengan menyatakan agar mereka mengedepankan perintah Allah dari pada memelihara adat istiadat mereka. (Markus 7:9). Tuhan menghendaki agar kita hidup dengan senantiasa memuji dan memuliakan Allah bukan hanya berdasar kebiasaan rutin yang mengalir turun temurun, bukan hanya dengan mulut dan bibir tetapi dengan sepenuh hati yang menaruh rasa hormat dan takut akan Tuhan, sehingga setiap pikiran, ucapan dan perbuatan kita memberi terang yang bersumber dari Tuhan bagi kehidupan sekitar kita. Amin. (Hargo Warsono – Ngringin).

Doa:

Tuhan,
Bimbing kami agar mampu memperbaharui diri,
dalam hal pemahaman iman serta perbuatan sehari-hari,
Mampukan kami agar dapat hidup dengan rasa hormat dan takut akan Engkau.
Mampukan kami agar dapat hidup dengan sukacita memelihara perintah-perintahmu.
Kami serahkan hidup kami di depan mizbahMu ya Tuhan….
Jadilah kehendakMu jangan kehendak kami.
Amin.

***

Mangga kita ngrepekaken KPJ 136 pada setunggal!

Pos terkait