Berakar Kuat dalam Kristus

Bacaan : Efesus 3:14-21.

“Sehingga oleh imanmu, Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih” (Efesus 3:17).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Saudaraku yang terkasih di dalam Kristus, doa Paulus yang mendalam untuk jemaat di Efesus dilakukan dengan ketulusan, dengan rendah hati, sepenuh hati agar Kristus hidup di dalam iman mereka, mereka dikuatkan oleh Roh Kudus dan selalu hidup berakar dalam ajarannya, yaitu ajaran tentang kasih Tuhan Yesus. Hidup di dalam Tuhan, hidup menjadi berkat bagi sesama,

Rasul Paulus mengajarkan tentang kasih Tuhan yang luar biasa, tidak tertandingi dan tidak terbatas. Rasul Paulus mengajak agar jemaat di Efesus, selalu bersyukur akan kemurahan Tuhan melalui tindakan kasih.

Bacaan ini menekankan pertumbuhan rohani , kasih Kristus yang melampaui pemahaman dan kuasa Allah yang bekerja dalam orang percaya untuk melakukan lebih dari yang mereka minta.

Kita bersyukur karena kita punya Tuhan yang luar biasa, kasih Tuhan yang tak terbatas yang melampaui pemikiran manusia (panjang, lebar, tinggi dan dalam) begitu tidak terjangkau oleh akal manusia.

Biarkan Kristus tinggal dalam hati kita, melalui iman kepada Tuhan Yesus sehingga hidup kita berakar dan berdasar pada tindakan kasih. Roh Kudus pasti akan membimbing dan menuntun kehidupan kita, dan akan memberikan kekuatan dan pemikiran yang baik di dalam hati kita.

Rasa syukur akan kemurahan Tuhan, dapat kita lakukan dengan tindakan kasih. Tindakan kasih dapat kita lakukan melalui perbuatan yang baik dan sopan, tutur kata yang tidak membuat orang lain tersinggung, bisa membuat orang lain bahagia, selalu menghadirkan Shalom/nyaman, damai bagi orang lain, mau berbagi kasih melalui harta benda maupun rasa peduli, dan itu kita lakukan dengan hati yang tulus dan iklas. Di dalam Kristus kita pasti bisa melakukannya.

Marilah kita imani dengan percaya sungguh-sungguh kepada Tuhan yang telah begitu besar kasihNya kepada kita semua. Kalau hidup kita berakar kuat di dalam Kristus, pasti kita dimampukan untuk menjalani setiap proses kehidupan ini. Marilah kita saling mendoakan, agar iman kita selalu kuat dan berakar hanya kepada Tuhan Yesus saja.

Doa:

Bapa kami yang di sorga, terima kasih atas kasihMu yang luar biasa, kami bersyukur karena kami memiliki Engkau. Ajar kami Tuhan, agar dalam hidup ini selalu berkenan kepadaMu, kami boleh saling mendoakan, saling berbagi kasih dan saling menguatkan, agar iman kami selalu tumbuh berakar kuat di dalam Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Kusmiyati – Ngringin).

 

 

Pos terkait