Bacaan: Yohanes 13:1-17, 31b-35.
“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi” (Yohanes 13:34).
Renungan:
Sodara yang terkasih, cinta adalah emosi yang kuat berupa ketertarikan pribadi atau kasih sayang yang mendalam. Menarik kalau kita bicara soal cinta, karena cinta itu indah, cinta itu menyenangkan dan cinta itu penuh pengorbanan. Sehingga banyak orang ingin dicintai dan ingin mencintai.
Dari bacaan kita hari ini, kita tahu bahwa dasar atau perintah supaya kita saling mencintai atau mengasihi adalah kasih Kristus. Sesuai dengan tema kita hari ini adalah hendaklah kita selalu mengingat kasihNya. ltulah sebabnya perintah Tuhan agar supaya kita saling mengasihi, dan kasih itu harus diimplementasikan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Ada 3 hal tindakan kasih yang harus kita lakukan:
- Kita harus saling mengampuni. Sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kita, hendaklah kita harus saling mengampuni.
Sodara, mengampuni itu bukan melupakan masalah, tapi mengampuni itu melepaskan segala kepahitan, dendam, benci sehingga kita bisa menerima orang yang menyakiti kita dengan penuh kasih. - Kita harus saling menolong dan membantu. lnilah praktek kasih (lbrani 13:1,2,16), kita harus saling menolong dan membantu. Korban-korban yang demikian adalah yang berkenan kepada Allah, tanpa kita sadari bahwa kita telah melakukan untuk malaikat-malaikat dan untuk Tuhan Yesus.
- Kita harus saling melayani Teladan kita untuk saling melayani adalah Tuhan Yesus sendiri. Dalam kitab Galatia 5:13, kita dipanggil dan
kita telah diselamatkan dari dosa supaya kita saling melayani.
Kiranya Firman Tuhan hari ini meneguhkan kita dan melalui kuasa Roh Kudus kita dimampukan untuk melakukan praktek kasih. Amin.
Doa:
Bapa kami di dalam nama Tuhan Yesus Kristus bimbinglah kami agar kami diberi kesanggupan untuk saling mengasihi, sebagaimana Engkau telah mengasihi kami terlebih dahulu. Sehingga hidup kami menjadi berkat bagi sesama. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin. (Yohanes Supriyono).
