Menjadi Teladan Hidup bagi Generasi Kita

Bacaan: Mazmur 37:25,26.

Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti, tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. (Mazmur 37:25-26).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Ada peribahasa mengatakan: “Jauh berjalan banyak dilihat, lama berjalan banyak dirasa”. Demikian apa yang menjadi mazmur dari Daud dalam perjalanan hidupnya dari muda sampai dia tua, bahwa: “Dulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan”.

Mengapa demikian? Orang benar memiliki karakter yang sudah diajarkan oleh Tuhan. Dia penuh kemurahan, suka memberi pinjaman dengan wajar, dia senang membantu orang yang sedang dalam kekurangan, dan bergaul karib dengan Allah seperti Nuh dan Ayub.

Dampaknya bukan hanya orang yang hidupnya benar saja yang memiliki karakter dalam hidupnya penuh kemurahan, suka memberi pinjaman dengan wajar, dan senang membantu orang sedang dalam kesusahan dan takut akan Tuhan yang diberkati Tuhan, tetapi anak cucunya tidak meminta-minta roti, tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat”

Saudara saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, kita percaya jika hidup kita juga takut akan Tuhan dan penuh kemurahan, suka memberi pinjaman dengan cara wajar dan senang membantu orang yang sedang dalam kesusahan, bukan kita saja yang diberkati Tuhan akan tetapi anak cucu kita juga diberkati dan menjadi berkat, sebab teladan itu yang mereka lihat setiap hari ketika mereka masih kanak-kanak sampai remaja muda ketika masih hidup bersama kita.

Selamat pagi, Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. (Suratmi – Grogol).

 

 

Pos terkait