Tanda Peneguhan dari Allah

Bacaan: Hakim-hakim 6:36-40.

Dan demikianlah diperbuat Allah pada malam itu, sebab hanya guntingan bulu itu yang kering, dan di atas seluruh tanah itu ada embun. (Hak. 6:40).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Setiap orang sesungguhnya mengemban tanggung jawab dari Tuhan Sang Pencipta. Dan tanggung jawab itu melekat pada setiap diri setiap orang tanpa terkecuali. Yang membedakan adalah bagaimana sikap dan tanggapan terhadap tanggung jawab yang mesti diembannya.

Gideon mengemban tanggung jawab yang tidak mudah sebagai seorang hakim bagi bangsa Israel. Di tengah kehidupan moral bangsanya yang tidak benar, Allah menugaskan Gideon untuk menyelamatkan Israel. Mereka harus berperang melawan orang Midian.

Permasalahannya, Gideon tidak percaya diri dengan statusnya sebagai orang yang muda dan berasal dari suku yang paling kecil. Namun, Allah memerintahkan kepadanya untuk menyelamatkan bangsanya dari cengkeraman musuh.

Allah memberikan tanda kepada Gideon agar ia percaya bahwa Allah menyertainya. Tanda yang pertama ialah api, dan yang kedua ialah embun. Melalui kedua tanda itu, Gideon dibentuk dan berproses diri menjadi seorang hakim yang akan memimpin bangsanya keluar dari penderitaan.

Gideon diyakinkan oleh Allah, dan ia mengambil tanggung jawab tugas panggilan hidupnya dengan memilih dan setia mengikuti perintah-Nya. Tugas yang mesti dilaksanakan Gideon tidak mudah, namun ia meyakini penyertaan Allah menjadikan Gideon seorang penyelamat melalui tanda-tanda yang diberikan Allah sebagai wujud penyertaan Allah.

Saudaraku yang terkasih, dari kisah Gideon yang berasal dari suku yang terkecil, kita mendapatkan pelajaran, bahwa siapapun dapat dipilih Allah untuk melakukan tugas panggilan-Nya. Panggilan melakukan perintah Allah merupakan sebuah proses pembentukan diri. Melalui proses itu, kita dibentuk, yang semula rendah diri menjadi percaya diri. Menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah di tengah jemaat dan masyarakat adalah tanggung jawab yang melekat pada setiap diri kita.

Doa:

Tuhan yang Maha Kasih, perlengkapi kami dengan cinta kasih-Mu dan mampukanlah kami bertanggung jawab melaksanakan tugas panggilan hidup kami masing-masing. Amin. (Tim Adminweb).

 

 

Pos terkait