Bertumbuh dan Berkembang

Bacaan: 1 Tesalonika 4:9-12.

Hal itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Tetapi kami menasehati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya. (1 Tes 4:10).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Tesalonika adalah kota terbesar kedua di Yunani dan pusat wilayah Makedonia. Kota pelabuhan yang makmur ini terkenal sebagai pusat kebudayaan dan sejarah dengan kehidupan modern. Wilayah ini sangat penting dalam Perjanjian Baru, karena menjadi pintu masuk bagi penyebaran Injil ke Eropa, dan tempat berdirinya jemaat-jemaat mula-mula yang terkenal akan kemurahan hatinya.

Rasul Paulus menggambarkan melalui bacaan 1 Tesalonika 4 ini, bahwa jemaat di Tesalonika ini sudah menjalankan kehidupan dengan baik. Mereka menerapkan ajaran yang mereka terima dari keteladanan Yesus Kristus, yaitu: melayani, mengasihi kepada sesama. Rasul Paulus mengapresiasi hal itu dan memberikan dorongan motivasi kepada jemaat untuk terus dan terus melaakukannya dengan lebih sungguh lagi, karena itu juga merupakan mencapai kehormatan dan hidup tenang. Artinya, kehormatan karena nama Yesus semakin dikenal, dimuliakan dan juga damai tenteramnya hati.

Bagaimana penerapannya bagi kita dalam kehidupan beriman saat ini?

Tentu kita juga harus terus bertumbuh dan berkembang kehidupan rohani kita. Jika acapkali dijumpai sikap, tindakan maupun ucapan kita yang tidak sesuai dengan pengajaran kasih dari Yesus, seperti: rasa jengkel, marah, benci atas sikap orang lain kepada kita, bahkan di saat kita berbuat baik sekalipun dan mendapat balasan yang kita anggap tidak selayaknya.

Mari kita mulai dengan ukuran pengajaran Yesus untuk tetap lebih lagi mengasihi dan melayani kepada sesama tidak hanya kepada orang seiman melainkan kepada siapapun. Seperti semangat Rasul Paulus kepada jemaat Tesalonika melakukan lebih sungguh lagi kepada semua sesama di Makedonia.

Jangan beralaskan dalam pembelaan diri ya semua itu manusiawi aku bersikap jika ada yang tidak sesuai dengan hati kita. Jangan beralasan tetapi teruslah bertumbuh dan semakin sungguh lagi melayani dan mengasihi. Seperti lagu “MELAYANI LEBIH SUNGGUH”.

Selamat menyanyikan, Tuhan Yesus memberkati.

Doa:

Tuhan ajar dan bimbing kami untuk semakin sungguh-sungguh lagi melayani, mengasihi sesama kami. Amin. (Rusmadi Dwi Antoro – Banguntapan).

 

 

Pos terkait