Diberkati untuk Menjadi Berkat

Bacaan: Kejadian 12:1-9.

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. (Kejadian 12:2).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Kita sering mendengar ungkapan “Diberkati untuk menjadi berkat”. Ungkapan ini sering merujuk pada janji Tuhan kepada Abraham (Kejadian 12:2-3), di mana melalui diri Abraham, semua bangsa akan diberkati. Ungkapan ini juga menjadi prinsip hidup bagi orang percaya untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan di dunia. 

Apa makna “Diberkati”? Ada dua hal pokok. Pertama, “Menerima Anugerah”, yaitu mendapat perlindungan, karunia, talenta, dan berkat materiil maupun spiritual (iman, harapan) dari Tuhan. Kedua, “Dipilih dan Diutus”, yaitu diberi keistimewaan untuk mengenal Tuhan dan dipanggil untuk hidup dalam kebenaran-Nya. 

Lantas, apa makna “Menjadi Berkat”? Ada 3 hal pokok. Pertama “Menjadi Saluran”, yaitu menjadikan apa yang kita miliki (waktu, harta, talenta, kasih) sebagai sarana untuk membantu dan menolong orang lain. Kedua, “Hidup dalam Hikmat Tuhan”, yaitu bertindak, berpikir, dan berkata sesuai kehendak-Nya, dengan kata lain menjadikan kita mesti hidup dengan  penuh integritas dan kejujuran. Ketiga, “Memberi dengan Sukacita”, yaitu memberi dengan rela hati, bukan karena terpaksa atau untuk pamrih.

Saudaraku terkasih, sebagai umat yang telah dipilih dan diselamatkan Allah, kita adalah juga anak keturunan Abraham. Oleh karena itu, kita adalah ahli waris bangsa yang “Diberkati untuk Menjadi Berkat”. Maka dari itu, mari senantiasa untuk mewujudkannya dalam kehidupan kita sehari-hari melalui sikap, ucapan, dan tindakan kita.

Tuhan Allah senantiasa memampukan. (Tim Adminweb – JJW).

 

 

Pos terkait