Bacaan : Amsal 16:24.
“Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang” (Amsal 16:24).
Renungan:
Shalom Bapak Ibu dan Saudara yang terkasih!
Kita semua tentunya setiap hari, tiap saat berbicara atau berkata-kata dengan orang yang ada di sekitar kita, dengan keluarga, tetangga, teman dan yang lainnya, baik langsung maupun melalui media sosial. Kata-kata yang kita keluarkan yang mungkin dirasa sangat sederhana tetapi bisa menguatkan hati seseorang, ada juga perkataan yang kita anggap biasa tetapi ternyata menimbulkan luka hati yang dalam bagi seseorang. Oleh karena itu Alkitab mengingatkan bahwa perkataan memiliki kuasa untuk membawa kebaikan atau kesakitan (luka hati).
Firman dalam Amsal 16:24 menggambarkan perkataan yang menyenangkan seperti sarang madu, kita tahu bahwa madu itu manis rasanya dan memberikan rasa yang menyegarkan. Demikian pula halnya dengan perkataan kita hendaknya lahir dari hati yang tulus, penuh kasih yang bisa membangun dan menguatkan bagi yang mendengarkan.
Perkataan yang baik dapat memberi kekuatan, pemulihan bagi seseorang yang lemah, penghiburan bagi yang sedang mengalami pergumulan hidup, memberi harapan bagi seseorang yang mulai kehilangan semangat. Contoh kalimat yang sederhana seperti : “aku percaya kamu mampu/bisa!”, “semangat, jangan menyerah, jangan putus asa!”, “Tuhan memberkatimu!” dan lain-lain.
Saudara yang dikasihi Tuhan, kiranya perkataan yang keluar dari mulut kita adalah perkataan yang selalu baik dan menjadi berkat bagi siapapun yang mendengarnya.
Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan, ajarlah kami untuk bisa menjaga hati dan mulut kami, agar setiap perkataan yang keluar tidak membuat luka hati tetapi menjadi penguat, penghibur bahkan menjadi alat Tuhan untuk menjadi saluran berkatMu. Amin. (Pudyasmiatun – Ngringin).






