Bacaan: Yeremia 15:10-14, Mazmur 26:1-8, Matius 8:14
“…. kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu”. (Mazmur 26:1c)
Renungan:
Yeremia mengungkapkan kesedihan dan pergumulannya. Ia merasa hidupnya berat karena harus menyampaikan kebenaran Tuhan,tetapi justru menghadapi kesulitan. Pergumulan itu membuatnya bertanya dan merasa sendirian.
Dalam Mazmur 26:1-8, Daud juga berada dalam keadaan yang tidak mudah. Namun ia memilih untuk tetap percaya kepada Tuhan. Ia berkata bahwa dirinya berharap kepada Tuhan dan mengasihi tempat kediaman-Nya. Ini mengajarkan bahwa ketika keadaan di sekitar kita tidak menentu, kita tetap dapat menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan.
Kemudian dalam Matius 8:14, Yesus datang ke rumah Petrus dan melihat ibu mertuanya sedang terbaring karena demam. Yesus menjamah tangannya, lalu sembuhlah ia. Peristiwa sederhana ini menunjukkan bahwa Yesus melihat penderitaan manusia dan tidak tinggal diam
Kadang kita juga mengalami keadaan seperti Yeremia: merasa lelah, kecewa, atau seolah olah Tuhan jauh. Tetapi bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita. Dia mengetahui pergumulan kita, mendengar doa kita, dan sanggup menjamah kehidupan kita.
Kesembuhan dan pertolongan Tuhan mungkin tidak selalu datang dengan cara atau waktu yang kita harapkan. Namun kita dapat tetap percaya bahwa Tuhan hadir, peduli, dan bekerja dalam kehidupan kita.
Doa:
Tuhan yang penuh kasih, terima kasih karena Engkau selalu hadir dalam setiap keadaan hidup kami. Ketika kami lelah, kuatkanlah. Ketika kami takut, berikanlah keberanian. Ketika kami sakit dan menghadapi pergumulan, jamahlah kami dengan kasih-Mu. Ajarlah kami seperti Daud untuk tetap percaya kepada-Mu dan seperti orang-orang yang datang kepada Yesus untuk berharap kepada pertolongan-Nya. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Suratmi – Grogol).
