Bacaan : Yeremia 1:4-10, Mazmur 89:5-37, Kisah Para Rasul 8:4-13
“Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: ‘Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.” (Yeremia 1: 7).
Renungan:
Shalom Bapak Ibu Saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus!
Suatu panggilan pelayanan bukan berasal dari inisiatif manusia, melainkan rancangan Allah bahkan sebelum seseorang lahir. Meskipun Yeremia merasa terbatas karena masih muda, Allah menjamin penyertaan-Nya dan memberikan kuasa melalui firman-Nya untuk “membangun dan menanam” di tengah bangsa-bangsa.
Dalam Mazmur 89: 5-37 memuji kesetiaan Allah yang tidak tergoyahkan terhadap janji-Nya kepada Daud dan keturunannya. Hubungannya dengan panggilan Yeremia adalah bahwa penyertaan Allah yang dijanjikan kepada hamba-hamba-Nya (seperti Yeremia) berakar pada karakter Allah yang setia pada perjanjian-Nya. Allah yang berdaulat di surga adalah Allah yang sama yang menjamin keberhasilan misi hamba-Nya di bumi.
Kisah Para Rasul 8:4-13, Filipus disertai kuasa Roh Kudus sehingga ia mampu melakukan tanda-tanda mukjizat, sama seperti Yeremia yang disertai Allah. Filipus menyampaikan firman Tuhan yang membawa sukacita besar, serupa dengan tugas Yeremia untuk menyampaikan apa pun yang diperintahkan Allah. Jika Yeremia dipanggil untuk “mencabut dan membangun” kerajaan, pelayanan Filipus di Samaria meruntuhkan pengaruh sihir (Simon si penyihir) dan membangun komunitas iman baru melalui baptisan.
Tuhan yang menetapkan panggilan hamba-Nya sejak dalam kandungan (Yeremia), adalah Tuhan yang setia pada janji penyertaan-Nya (Mazmur), dan Tuhan yang memberi kuasa nyata agar misi tersebut membuahkan hasil di tengah tantangan (Kisah Para Rasul)
Bapak Ibu Saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus, mari kita respon panggilan Allah dengan: “Ya.., saya bersedia dengan sepenuh hati.”
Doa:
Tuhan yang maha kasih mampukan kami merespon setiap panggilan-Mu, melakukan dengan sepenuh hati,untuk selalu setia mewartakan firman-Mu sampai ke ujung bumi dalam nama Yesus Amin. (Yuli Astantin – Banguntapan).






