Berani dan Rendah Hati Demi Pelayanan Lebih Baik

Bacaan: 1 Raja-Raja 18:17-19, 30-40, Mazmur 85:8-13, Kisah Para Rasul 18:24-28.

Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah. (Kisah Para Rasul 18:24,26).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Seorang Yahudi yang bernama Apolos ini, memiliki kemampuan berbicara yang fasih dan sangat mahir soal Kitab Suci. Dia adalah seorang pengajar yang berani dan disukai banyak orang. Walaupun ia memiliki kemampuan yang hebat; tetapi Apolos tetap mau membuka diri, menerima masukan dan tidak sombong.

Ketika Apolos akan pergi menyeberang dan mengajar ke Akhala, ia mau mendengarkan penjelasan dari Priskila dan Akwila tentang Jalan Allah. Walaupun Apolos sudah mahir dalam hal Kitab Suci, tetapi ia masih mau terus belajar,  melalui orang-orang dekatnya; demi untuk menambah pengetahuan dan demi pelayanan yang baik.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, dari kisah Apolos ini kita dapat mengambil pelajaran, bahwa keberanian dibutuhkan untuk:

  1. Menyatakan kebenaran Firman Tuhan.
  2. Menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.
  3. Menjawab setiap pertanyakan.

Tentu disertai perilaku yang rendah hati dan sabar.

Lalu bagaimanakah kehidupan kita di tengah-tengah masyarakat di zaman digital dan beragam ini? Apolos tidak berhenti belajar dan mengajar. Di Jaman ini pun manusia juga harus terus belajar, jika tidak ingin ketinggalan zaman.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, hari ini  Firman Tuhan mengingatkan bahwa keberanian, kerendahan hati dan terus belajar akan membuahkan pelayanan yang semakin baik dan bermutu. Semoga Tuhan memampukan kita.

Doa:

Ya Tuhan, mampukan kami untuk berani menyatakan kebenaran FirmanMu, bersikap rendah hati dan terus belajar. Mampukan kami untuk memberikan pelayanan yang semakin baik. Dalam nama Yesus . Amin. (Danu Aris Murtopo – Grogol).

 

 

Pos terkait