Bacaan: Kejadian 12 : 1-4
“Berfirmanlah Tuhan kepada Abram, Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu, Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur, dan engkau akan menjadi berkat.”
Renungan:
Kata “bersama” mengandung arti : seiring , saling menopang, saling membantu, saling menolong, dalam perjalanan kehidupan. Dari kisah kehidupan Abram Ketika tinggal di Ur-Kasdim – Haran bersama Terah, Tuhan memberi perintah kepada Abram untuk pergi dari negerinya untuk meninggalkan sanak saudaranya juga bapaknya, ke tempat yg tidak ia ketahui. Maka pergilah Abram keluar dari Ur-Kasdim, bersama Sarai isterinya juga Lot keponakannya.
Pada waktu itu kehidupan Abram sudah nyaman, mapan, kaya, dan tidak kekurangan apapun. Apakah tidakan Abram ini nekad? Inilah yang disebut dengan istilah LOMPATAN IMAN.
Seperti ungkapan dalam konsep seorang filsafat bernama Soren Kierkeegard, LOMPATAN IMAN yaitu: keyakinan pada sesuatu yang melampaui nalar dan logika, karena memilih untuk percaya sekalipun tidak ada bukti rasional yang jelas. Di sini kita menjadi ingat, ada tertulis: berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya. (Yohanes 20 : 29).
Mengapa Abram mentaati perintah TUHAN ,apakah ini sebagai langkah “lompatan iman”? Keputusan dan langkah Abram mentaati perintah Tuhan sebagai contoh nyata, yang menjadikan teladan bagi kehidupan kita sebab:
- Abram berjalan bersama TUHAN dengan iman percaya kepadaNya,
- Dengan penuh keyakinan Abram memegang janji Tuhan, yg akan diberikan kepadanya.
Adapun janji Allah tersebut adalah:
- Tuhan akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar,
- Tuhan akan memberkati Abram,
- Tuhan akan membesarkan nama Abram,
- Abram akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.
Menilik realita kehidupan yang kita jalani saat ini, kita mendapatkan berkat dari firman ini sebagai berikut:
- Tinggalkanlah rasa kuatir
- Yakinkan bersama Tuhan akan terberkati akan masa depanmu, Tuhan bersama kita.
- Peganglah janji Tuhan yg akan menyertai umatnya.
- Peganglah iman percayamu bersama Tuhan.
- Pertolongan kita adalah dari Tuhan, Allah tidak pernah terlelap,
- Tuhanlah sahabat dan penolong melewati hari-hari kehidupan yg tidak mudah yg kadang diwarnai beraneka ragam ketidakpastian…namun BERJALAN BERSAMA TUHAN DENGAN PASTI, hidup kita akan terberkati.
Teriring salam dari kami mewakili keluarga jemaat Gereja Bejiharjo tahun 80-an di perantauan. (Digdo Sukoco – Bandung).
