Manusia Hina Sebagai Makhluk Mulia

Bacaan: Mazmur 8:1-8.

Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia 1 , sehingga Engkau mengindahkannya? (Mazmur 8:4).

Bacaan Lainnya

Renungan:

Shalom Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan.

Manusia diciptakan dari tanah untuk kekekalan, sayangnya dunia hari ini telah membuat manusia mengenasi dengan benar siapa dirinya. Lihat saja yang menjadi tujuan dan keinginannya adalah mengejar cita-cita, kenyamanan, kenikmatan hidup.

Siapakah manusia di hadapan Tuhan? Kenapa manusia itu dimuliakan oleh Tuhan? Sebab manusia itu berharga dan mulia dan dikasihi Tuhan. (Yes 43:4a). Manusia diberi-Nya nafas hidup, sehingga manusia hidup. Roh Allah dihembuskan sehingga manusia itu tercipta, segambar dan serupa dengan Allah itu sendiri.

Di dalam diri manusia itu terkandung zat-Nya Allah, sehingga sifat Allah masuk ke dalam diri manusia danmanusia bisa mengenal-Nya sebagai Bapa. Roh manusia itu pelita-Nya Tuhan, apa yang menjadi kehendak Bapa mesti kita kerjakan. Namun manusia gagal karena dosa.

Dan sewaktu manusia jatuh ke dalam dosa pun, Tuhan tetap sayang, dengan mencari manusia: “Hai manusia di manakah engkau?” Ini suatu bukti bahwa Tuhan sangat peduli dan memperhatikan manusia. Dengan mengutus putra tunggal-Nya Yesus Kristus ke dalam dunia dengan menderita untuk menyelamatkan manusia.

Bapak, Ibu, Saudara terkasih, dengan kasih setia Tuhan yang sangat besar mari kita hanya taat kepada kehendak Tuhan saja.

Doa:

Sungguh siapakah kami ini ya Tuhan, sehingga beroleh kasih karunia-Mu. Terpujilah nama-Mu yang Maha Tinggu, kekal selama-lamanya. Ajarlah kami untuk terus mengasihi Engkau. Ampunilah segala dosa pelanggaran kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Elisabeth Suwarti – Grogol).

 

 

Pos terkait