Bacaan: Matius 9:27-34.
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “ Ya Tuhan, kami percaya.” (Matius 9:28).
Renungan:
Shalom saudaraku!
Renungan saat ini mengingatkan kita tentang Iman percaya kita kepada Yesus Kristus, namun sebelumnya mari kita tengok dari bacaan pertama Keluaran 34:1-9 yang menarasikan pesan bahwa Allah yang penyayang dan penuh kasih panjang sabar menyatakan kepada bangsa Israel yang tegar tengkuk/keras hati, bangsa ini diingatkan untuk Kembali kepada kehendak Allah melalui Nabi Musa supaya dapat memperoleh Kasih Karunia. Meskipun umat Israel berdosa menyembah lembu emas dan loh batu pertama telah dipecahkan Musa, Tuhan tetap memerintahkan Musa memahat loh batu yang baru dan berjanji menuliskan firman-Nya kembali. Tuhan tidak pernah menyerah pada umat-Nya.
Bacaan kedua Mazmur 50:7-15 Pemazmur mengajak sebagai umat Allah untuk datang dan bersadar hanya kepada Tuhan dalam menjalani kehidupannya, tidak hanya sebatas menjalankan ritual keagamaan saja melainkan berserah penuh kepada kuasa penyertaan Allah, sehingga salah satu janji Tuhan yang paling indah, “Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Akan nyata diterima dan dirasakan.
Bagaimana kita menerapkan dan menyatakan dalam kehidupan Rohani dimasa kini? Bacaan ketiga Injil Matius 9:27-34 mengajak umat Allah untuk berani berseru kepada Tuhan di tengah penderitaan, mempercayai kuasa-Nya yang memulihkan, jangan keras hati terhadap kebenaran-Nya. Berbagai perguluman dalam kehidupan, kesesakkan, sakit, kedukaan dll. Berserulah kepada Tuhan dan percayalah Tuhan mampu memulihkan, seperti kedua orang buta dan orang bisu nyata karena pernyataan iman dan percaya mereka dipulihkan. Amin.
Doa:
Bapa surgawi terimakasih atas kasih karunia-Mu, terimakasih atas berkat dan penyertaan-Mu dalam kehidupanku. Aku sadar akan kelamahan dan ketidakberdayaanku, kiranya Tuhan kuatkan imanku agar aku tidak hanya percaya di saat-saat senang, tetapi juga tetap teguh percaya di masa-masa sulit. Penuhilah hatiku dengan Roh Kudus-Mu agar aku dimampukan untuk hidup dalam ketaatan dan kesetiaan setiap hari, dalam nama Yesus Kristus aku bersyukur dan memohon berkat, Amin. (Rusmadi Dwi Antoro – Banguntapan).






